Categories
Acara

Video Mapping Show Meriahkan Peresmian Kota Lama Surabaya

Surabaya, 3 Juli 2024 – Destinasi wisata baru dengan konsep walking tour “Kota Lama Surabaya” resmi diresmikan oleh Disbudparpora Surabaya. Acara peresmian ini bertajuk Surabaya Heritage 2024 dan menampilkan berbagai kegiatan menarik, termasuk pertunjukan video mapping spektakuler dari LZY.

Video Mapping Show Gedung Internatio Kota Lama Surabaya

Video Mapping Memeriahkan Surabaya Heritage Fest 2024

Surabaya Heritage Fest yang merupakan puncak acara peresmian Kota Lama Surabaya berlangsung pada Rabu, 3 Juli 2024 dari pukul 16.00 hingga 21.00 WIB. Acara ini berlokasi di Kota Lama Surabaya, tepatnya di Jalan Gula No. 14-A, Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya.

Berbagai acara menarik telah disiapkan untuk memeriahkan event peresmian ini sekaligus menghibur para pengunjung, baik undangan maupun masyarakat yang hadir. Acara dimulai dengan penampilan dari Drum Corps Gita Jala Taruna AAL, diikuti sambutan dari tokoh-tokoh penting seperti Walikota Surabaya Eri Cahyadi, Menkominfo, hingga Kemenparekraf.

Tak hanya itu, berbagai pementasan menarik lainnya juga sudah dipersiapkan dengan matang, termasuk pertunjukan teatrikal oleh Dimar Dance & Surabaya Dancer, orkestra oleh LINE Entertainment, hingga video mapping oleh LZY.

Menghidupkan Sejarah Kota Surabaya melalui Video Mapping

Bangunan bersejarah di Kota Lama Surabaya menjadi daya tarik utama destinasi wisata ini. Pesona kota lama ini dibangkitkan kembali oleh Pemkot Surabaya dengan mengembangkannya menjadi kawasan wisata heritage.

Menjadi bagian dari momen bersejarah peresmian Kota Lama Surabaya dalam ajang Surabaya Heritage Fest 2024 merupakan kebanggaan tersendiri bagi LZY. “Dengan persiapan sekitar 3-4 minggu, kami menggarap mulai dari konsep hingga cerita sejarah peperangan di kota Surabaya dan mengemasnya melalui media Video Mapping Show,” ungkap Tedi Mursalat Farqo, Marketing Director dan Founder LZY.

Kali ini, LZY menampilkan pertunjukan video mapping yang bercerita tentang sejarah Kota Surabaya melalui visualisasi yang memukau. Beberapa konsep yang diusung dalam acara ini mencakup keunikan Patung Suroboyo, koran-koran sejarah, foto-foto lama Kota Surabaya, ilustrasi Kota Lama Surabaya, serta sejarah Kota Surabaya.

Puncak acara ditandai dengan penampilan tulisan “Kota Lama Surabaya” sebagai momentum peresmian. Semuanya dikemas secara epik melalui video mapping show di latar belakang Internationale Credit en “Rotterdam” – Gedung Internatio. Menariknya, LZY dipercaya untuk menampilkan background video mapping sepanjang acara sehingga pengunjung bisa menikmati indahnya Gedung Internatio yang dihiasi visualisasi menarik.

“Harapannya, Video Mapping Show di Kota Lama Surabaya menjadi sebuah media hiburan dan edukasi yang baru dan berkelanjutan bagi masyarakat kota Surabaya khususnya,” ujar Moch. Edo Barrudy, Project Director dan Founder LZY.

LZY merasa bangga telah menjadi bagian dari momen bersejarah peresmian Kota Lama Surabaya ini. Acara ini dibuka untuk umum sehingga masyarakat Surabaya dan sekitarnya bisa mengikuti rangkaian acara yang telah dipersiapkan untuk memeriahkan malam peresmian tersebut.

“Ayo kita gaungkan lewat medsos, media, tunjukkan Surabaya tidak pernah berhenti untuk berjuang, berbuat kebaikan. Semoga grand opening Kota Lama memberikan berkah,” tutur Eri Cahyadi, Walikota Surabaya.

Categories
Belajar Blog

Berapa Jumlah Proyektor untuk Membuat Video Mapping?

Video mapping merupakan seni visual dengan memanfaatkan teknologi dari proyektor untuk menghasilkan ilusi optik pada sebuah bangunan atau bidang lainnya. Karena menggunakan hardware proyektor dalam pembuatannya, salah satu pertanyaan umum adalah berapa jumlah proyektor untuk membuat sebuah karya video mapping yang efektif dan berkualitas tinggi? Artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut dengan pandangan dari sisi faktor yang mempengaruhinya.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Berapa Jumlah Proyektor yang dibutuhkan

  1. Ukuran dan luasan objek bidang: Berdasarkan cara kerja video mapping, proyektor memiliki peran yang sangat penting. Setelah kita memiliki konsep yang matang dan fasad bidangnya, kita harus tau jumlah proyektor yang akan digunakan. Namun, kita harus mengetahui dahulu luasan fasad atau bidang yang akan diproyeksikan. Setelah itu, akan lebih mudah untuk menghitung berapa jumlah proyektor yang dibutuhkan. Semakin luas bidang yang akan diproyeksikan, tentu saja akan membutuhkan lebih banyak proyektor untuk bisa menutupi bidang tersebut dengan cahaya proyektor.
  2. Tingkat kecerahan dan resolusi: Masing-masing proyektor memiliki tingkat kecerahan dan resolusi yang berbeda-beda. Pahami betul alat proyektor yang kalian gunakan. Apabila dirasa kurang terang, kita bisa mengganti dengan tingkat kecerahan yang lebih tinggi atau mengakalinya dengan melakukan stacking.
  3. Kompleksitas konsep: Apabila kalian ingin memproyeksikan bidang yang 3D tentu itu membutuhkan jumlah proyektor lebih banyak untuk menutupi seluruh area bidang. Semakin rumit atau kompleks, tentu ada kecenderungan menggunakan jumlah proyektor yang lebih banyak
  4. Budget dan ketersediaan alat: Masing-masing proyektor memiliki faktor ini menjadi penentu juga dari sisi budget, biaya dan ketersediaan alat. Semakin luas, cerah dan tajam serta kompleks maka dari sisi biaya juga akan meningkat. Selain itu juga, ketersediaan yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut apakah tersedia di vendor-vendor terdekat kalian. Hal ini menjadi penting juga dalam faktor penentuan jumlah proyektor
Grafik luasan bidang yang berbanding lurus dengan jumlah proyektor pada pembuatan video mapping

Luasan bidang proyeksi berbanding lurus dengan jumlah proyektor yang dibutuhkan untuk membuat video mapping. Semakin luas maka akan semakin banyak jumlahnya.

Tedi Mursalat FarqoLZY Visual

Berapa jumlah proyektor yang dibutuhkan untuk video mapping dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor yang telah disebutkan di atas. Tidak ada jawaban yang pasti karena setiap proyek video mapping memiliki kebutuhan yang berbeda. Namun, pemilihan proyektor yang tepat, pemetaan yang presisi, dan perencanaan yang matang dapat membantu mengoptimalkan jumlah proyektor yang diperlukan untuk mencapai hasil video mapping yang luar biasa. Dengan mempertimbangkan semua faktor ini, penggunaan proyektor yang cerdas dan strategis akan memastikan kualitas visual yang optimal dalam video mapping.